Katagori Lainnya

PELETAKAN BATU PERTAMA OLEH SEKDA KABUPATEN DALAM PROGRAM PERBAIKAN RUTILAHU DI DESA JIWUT

Blitar, Praja Pos,- Jum’at (04/06/2021) Pemerintah resmikan program Perbaikan Rumah Tidak layak Huni (RUTILAHU), ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama di desa Jiwut Kecamatan Nglegok oleh Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Blitar.

Kegiatan yang dilaksanakan di rumah ibu Siti dusun Ngrobyong RT 03 RW 02 desa Jiwut Kecamatan Nglegok tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Blitar, OPD terkait, MUSPIKA Nglegok, warga penerima bantuan program dan pendamping program dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Agus Santoso selaku Kepala Dinas Perkim menyatakan bahwa pada tahun 2021 ada 450 unit rumah yang mendapat bantuan.

“Pada tahun ini ada 450 unit, melalui DAU 259 unit dan sisanya dari DAK dan ada 239 unit dari progrm lainnya”.

“Termasuk di kecamatan Nglegok ini berasal dari DAU, dengan nilai bantuannya¬† 20 juta, berupa matrial 17,5 juta dan 2,5 juta untuk upah tukang, dalam pelaksanaannya nanti juga ada pendampingan teknisnya”, lanjutnya.

Sementara itu Sekda Kabupaten Blitar, Izul Mahrom mengapresiasi program tersebut dan berharap agar bantuan dari program tersebut bermanfaat untuk masyarakat.

“Untuk kedepan semoga program yang bagus ini bisa ditingkatkan agar masyarakat Kabupaten Blitar semakin sejahtera dan bisa menempati hunian yang layak”, harapnya.

Yanwar selaku Kepala Desa Jiwut seusai acara memaparkan jika di desa Jiwut pada tahun 2021 mendapatkan bantuan 10 unit dari program tersebut.

“Sebenarnya kami mengusulkan 19 unit akan tetapi setelah dalam proses verifikasi yang di acc 10 unit, salah satunya rumah ibu Siti ini”.

“Selain dari program pemerintah daerah, kami selaku pemerintah desa setiap tahunnya kuga ada program bantuan rumah layak huni sebanyak 2 unit, akan tetapi nominalnya tidak sama dengan yang dari Pemda”, lanjutnya.

Orang nomor satu di desa Jiwut yang merupakan Purnawirawan TNI bidang kesehatan tersebut menjelaskan bahwa program rumah layak huni senantiasa mendapat dukungan dari masyarakat sekitar yang aktif gotong royong membantu sehingga dari dana yang tidak begitu besar bisa terwujud rumah layak yang aman serta nyaman bagi masyarakat tidak mampu. (RET)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *